Lateolabrax japonicus, Japanese seabass : fisheries, aquaculture, gamefish

You can sponsor this page

Lateolabrax japonicus (Cuvier, 1828)

Japanese seabass
Masukkan pemerhatian anda di Fish Watcher
Native range
This map was computer-generated and has not yet been reviewed.
Lateolabrax japonicus   AquaMaps   Data sources: GBIF OBIS
muatnaik fotos/gambar dan video
Gambar | imej Google
Image of Lateolabrax japonicus (Japanese seabass)
Lateolabrax japonicus
foto/gambar oleh Lai, N.-W.

klasifikasi / Nama Nama-nama umum | Sinonim (persamaan) | Catalog of Fishes(Marga, Jenis) | ITIS | CoL | WoRMS | Cloffa

> Acropomatiformes (Oceanic basses) > Lateolabracidae (Asian seaperches)
Etymology: Lateolabrax: Greek, latos, a fish of the Nile + Greek, labrax, -akos = a fish (Dicentrarchus labrax) (Ref. 45335).
More on author: Cuvier.

Taxonomic Remarks
Junior synonym Lateolabrax maculatus considered as a valid species reported to be widely distributed (Japan, only in the Ariake Sea and off Nagasaki; China (off all coasts), Taiwan, and Korea (usually off the southern and western coasts) (Ref. 118669)

Lingkungan: lingkungan / zona iklim / kisaran kedalaman / jangkauan distribusi Ekologi

laut; air tawar; payau berasosiasi dengan karang; katadromus (ruaya dari air tawar ke laut) (Ref. 36558); kisaran kedalaman 5 - ? m. Subtropical; 44°N - 15°N, 106°E - 143°E

Penyebaran Wilayah | Daerah-daerah FAO | Ekosistem | Kemunculan | peta titik | Introduksi | Faunafri

Western Pacific: Japan to the South China Sea.

Panjang pada saat jatuh tempo pertama / Ukuran / Berat / umur

Kematangan: Lm ?, range 50 - ? cm
Max length : 102 cm TL jantan/; (Ref. 40637); common length : 16.1 cm SL jantan/; (Ref. 35840); Berat maksimum terpublikasi: 8.7 kg (Ref. 40637)

deskripsi pendek Kunci identifiaksi (pengenalan) | Morfologi | Morfometrik

Duri punggung (Keseluruhan (total)) : 12 - 15; duri punggung lunak (Keseluruhan (total)) : 12 - 14; Duri dubur: 3; Sirip dubur lunak: 7 - 9.
Body shape (shape guide): fusiform / normal.

Biologi     Daftar kata (contoh epibenthic)

Found in moving water of inshore rocky reefs. Juveniles may ascend rivers and return to sea to spawn. Protandrous, sex change happens after maturation at age 2 (Ref. 36558). Spawning occurs during winter, in deeper rocky reefs or inshore areas. Predaceous, feeding on zooplankton at an early age and on small fish and shrimps as adults (Ref. 12497). Utilized as a food fish (Ref. 559). Family placement uncertain (Ref. 1830). Used in Chinese medicine (Ref. 12166).

Siklus hidup dan perilaku kawin Kematangan | Reproduksi, perkembang biakan | Pemijahan | telur-telur | Fekunditas | Larva

Males mature at age 2 years, becoming females when older (Ref. 36558). Juveniles may ascend rivers migrating to the sea to spawn (Ref. 36558).

rujukan utama Unggah referensi Anda | Acuan | Koordinator | mitra

Paxton, J.R., D.F. Hoese, G.R. Allen and J.E. Hanley, 1989. Pisces. Petromyzontidae to Carangidae. Zoological Catalogue of Australia, Vol. 7. Australian Government Publishing Service, Canberra, 665 p. (Ref. 7300)

Status IUCN Red List (Ref. 130435: Version 2025-2 (Global))

  kurang bimbang (LC) ; Date assessed: 09 January 2023

CITES

Not Evaluated

CMS (Ref. 116361)

Not Evaluated

ancaman kepada manusia

  Harmless





penggunaan manusia

Perikanan: komersial; Budidaya air: komersial; Ikan buruan: ya
FAO - Sistem akuakultur: produksi; Perikanan: pendaratan; Publication: search | FishSource | Laut di Sekitar Kita

informasi lanjut

Ekologi trofik
Item makanan (mangsa)
Komposisi makanan
Konsumsi makanan
Ransum makanan
Pemangsa
Ekologi
Ekologi
Dinamika populasi
Parameter pertumbuhan
Maks. usia / ukuran
Panjang-berat rel.
Panjang-panjang rel.
ukuran frekuensi
Konversi massa
pemulihan
Kelimpahan
Siklus hidup
Reproduksi, perkembang biakan
Kematangan
Kedewasaan / insang rel.
Fekunditas
Pemijahan
Agregasi pemijahan
telur-telur
pekembangan telor
Larva
Dinamika larva
Anatomi
Area insang
Otak
Otolith
Fisiologi
Komposisi tubuh
Nutrisi
Konsumsi oksigen
Jenis renang
Kecepatan berenang
Pigmen visual
Suara ikan
Penyakit & Parasit
Toksisitas (LC50)
Yang berhubungan dengan manusia
Sistem akuakultur
profil budidaya air
Strain
Kasus Ciguatera
Perangko, koin, dll.
Penjangkauan
mitra
Acuan
Acuan

Alat, peralatan

laporan khas

muat turun XML

Sumber internet

Estimasi berdasarkan model

Suhu yang disukai (Acuan 123201): 12.7 - 26.3, mean 22.4 °C (based on 180 cells).
Indeks keanekaragaman filogenetik (Acuan 82804):  PD50 = 1.0000   [Uniqueness, from 0.5 = low to 2.0 = high].
Bayesian length-weight: a=0.01259 (0.00883 - 0.01795), b=3.02 (2.92 - 3.12), in cm total length, based on LWR estimates for this species (Ref. 93245).
Tingkat Trofik (Acuan 69278):  3.1   ±0.3 se; based on diet studies.
Daya lenting (Acuan 120179):  sedang, Waktu penggandaan populasi minimum 1.4 - 4.4 tahun (K=0.14-0.2; tm=2; Fec=1,726,242).
Kerentanan Penangkapan Ikan (Ref. 59153):  Moderate to high vulnerability (52 of 100). 🛈
Kerentanan Iklim (Ref. 125649):  Moderate to high vulnerability (54 of 100). 🛈
kategori harga (Ref. 80766):   Very high.
Nutrisi (Ref. 124155):  Calcium = 16.5 [8.1, 32.0] mg/100g; Iron = 0.471 [0.277, 0.738] mg/100g; Protein = 20.1 [19.0, 21.0] %; Omega3 = 0.212 [0.131, 0.340] g/100g; Selenium = 24.4 [12.4, 44.2] μg/100g; VitaminA = 24.7 [8.1, 76.3] μg/100g; Zinc = 0.756 [0.525, 1.096] mg/100g (wet weight); based on nutrient studies.